Ahmad Munjid Peraih Doktor di Temple University, Philadelphia.
Satu prestasi lagi diraih seorang putra Indonesia di Amerika Serikat. Dia adalah Ahmad Munjid, putra Banyumas yang meraih gelar Doktor Bidang Perbandingan Agama dari Department of Religion Temple University pada Rabu 14 Mei 2014.
Ahmad Munjid (foto kedua dari kanan) berhadapan dengan empat profesor sebagai penguji untuk mempertahankan disertasinya berjudul ‘’Building a Shared-Home, Investigating the Intellectual Legacy of the Key Thinkers of Inter-Religious Dialogue in Indonesia’’. Ujian disertasi yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 13.00 waktu setempat, berjalan lancar.
Sejumlah pertanyaan, berhasil dijawab Ahmad Munjid. Di antaranya dari Profesor Parsaroan Hutapea (foto paling kiri) ahli bahan bakar pesawat ruang angkasa dari Indonesia, yang menanyakan tentang sekat dan ruang dalam ‘Rumah Agama di Indonesia’ itu. ‘’Sekat dan ruang itu masih ada. Seperti halnya di dalam rumah, ruang dan kamar selalu ada karena kita butuh privasi,’’ kata Munjid menjelaskan.
Yang menarik adalah temuan Munjid dalam risetnya di Belanda. Lelaki yang pernah aktif sebagai pengurus NU cabang Amerika Serikat ini menjelaskan bahwa Belanda menerapkan aturan ‘Banned Two Mission’. Artinya, para penyebar agama dilarang memasuki satu kawasan atau daerah yang lebih dahulu dikuasai oleh penyebar agama lain. ‘’Karena itu kita bisa melihat sebuah kawasan akan dihuni penganut agama tertentu. Tidak campur-campur,’’ ungkapnya. Seperti halnya di Aceh atau di Ujungpandang.
Tak hanya itu. Ahmad Munjid juga menemukan bukti bahwa konflik antar agama pernah terjadi pada tahun 1967. ‘’Konflik antar agama pada tahun itu lebih besar ketimbang konflik agama yang terjadi belakangan ini,’’ tutur Munjid. Dan pemicunya adalah Jusuf Kalla. ‘’Waktu itu Yusuf Kalla masih menjadi ketua HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) menyulut kemarahan kaum muda Islam, sehingga banyak gereja dan tempat ibadah Kristen dibakar,’’ kata Munjid bercerita saat menghadiri ulang tahun ke-6 Masjid Al Falah, masjidnya warga Indonesia di Philadelphia, AS.
Banyak teman dan sahabat Ahmad Munjid yang ikut hadir dalam ujian yang berlangsung di Religion Department Conference Room Anderson Hall Room 639. Bahkan banyak yang ingin menyaksikan pemberian gelar Doktornya. Namun sayang, hal itu tak bisa terpenuhi karena Ahmad Munjid yang kini bertambah gelarnya dengan Ph.D (Doctor of Philosophy) harus kembali ke Yogya pada 25 Mei 2014 memenuhi panggilan tugas sebagai dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada. (Foto: drg. Ranti Aryani)