top of page

Harga Emas Naik Setelah Referendum Swiss

Warga Swiss akan menggelar referendum unik yang disebut sebagai ‘Upaya Menyelamatkan Emas Swiss’.

Euronews mengabarkan Selasa (25/11/2014), referendum itu rencananya akan digelar pada 30 November mendatang. Tujuannya, agar nilai mata uang Franc Swiss tidak terlalu kuat di tengah ekonomi Eropa yang lemah. ‘’Untuk itu, perlu digalakkan kembali penyimpanan emas,’’ bunyi pernyataan Partai Rakyat Swiss, pemrakarsa referendum tersebut.

bank 2.jpg

Bila mayoritas suara setuju, maka Bank Sentral Switzerland dilarang menjual batangan emas ke luar negeri. Bahkan dalam waktu lima tahun ke depan, batangan emas yang disimpan di bank sentral Swiss harus mengandung 20 persen emas murni. Sekarang hanya di bawah 8 persen saja. Bank Nasional Swiss juga akan menarik kembali simpanan emasnya yang kini berada di sejumlah bank-bank sentral dunia. Di antaranya di Inggris dan Canada.

Bila hal ini terjadi, maka sejumlah bank sentral dunia, seperti di negara-negara Arab bakal meningkatkan simpanan emasnya. ‘’Sejumlah bank sentral harus buru-buru memborong emas ketimbang menyimpan mata uang Euro yang makin jatuh nilainya,’’ kata Nour Aideen al-Hammoury, Direktur Strategi Pemasaran di ADS Security.

bank3.jpg

Besar kemungkinan bank sentral di sejumlah negara Arab yang kini masih menyimpan mata uang dolar akan mengubah strategi dengan menyimpan emas. ‘’Mereka akan memborong emas batangan lebih banyak sambil tetap menyimpan uang dolar,’’ kata Nour Aideen. ‘’Permintaan emas akan melejit dan hal itu sudah terlihat belakangan ini di kawasan Timur Tengah, setelah harganya melorot di titik terendah empat tahun terakhir,’’ tambahnya.

Lalu bagaimana jadinya apabila referendum itu menolak upaya penyelamatan emas? Ada dugaan bahwa referendum itu hanya untuk mendongkrak harga emas Swiss yang melorot tajam di pasar dunia hingga $ 1.196.50 per ons.


Follow Us
  • Facebook Classic
  • Twitter Classic
  • Google Classic

© 2014 design by Didi Prambadi, Indonesian Lantern Media LLC. USA

  • Facebook Classic
  • Twitter Classic
  • Google Classic
  • RSS Classic
bottom of page