Puluhan artis pop Taiwan terlibat jaringan prostitusi internasional
- Nov 10, 2015
- 1 min read
Jajaran kepolisian Taiwan tengah menyelidiki jaringan prostitusi internasional yang melibatkan puluhan selebriti perempuan.
Seperti dikutip Yahoo news Jumat (6/11/2015) Asiaone.com mengungkapkan sebuah sindikat perdagangan wanita beroperasi sejak lama. Sindikat yang dipimpin oleh Virginia Dai dan Cindy Chung serta Johanne Liu tersebut menjajakan pelacur yang terdiri bintang top hingga pendatang baru kepada klien mereka yang kebanyakan pengusaha kondang.
Sebuah notebook yang berhasil disita petugas dari wanita pemimpin sindikat bernama Tai Chun-yi, menyimpan 38 artis dan 18 pebisnis kaya serta selebriti Hong Kong. Next Magazine menerbitkan daftar empat selebriti top bertarif $ 15 ribu per malam. Mereka adalah ‘’Big Sister L’ yang dikenal sebagai artis dan model, juga ada ‘Big Sister S’ seorang model yang membintangi drama seri dan film. Lalu ada ‘C’ aktris film populer yang baru-baru ini tampil di drama serial dan ‘Big Sister Y’, model yang juga main dalam mini seri televisi.
Sementara itu, 18 pelanggan mereka termasuk politikus kondang dan pengusaha dari Tiongko, Taiwan, Hong Kong dan Macau. Enam orang lelaki lainnya dikenal sebagai selebriti dari Hong Kong, Macau, tulis Taipei Times. Menurut Apple Daily, supermodel Li Chi-ling juga dikaitkan dengan skandal prostitusi ini. Namun Lin menolak mengenal Ms Tai yang berprofesi sebagai ‘Ibu Semang’ atau germo.

Li Chi-ling (romerozero.com)
Sebelumnya, Johanne Liu juga dilaporkan ikut terlibat. Bintang Taiwan yang dikenal sebagai ‘Sunflower Queen’ itu mencuat namanya karena ikut dalam aksi protes pelajar Taiwan tahun lalu. Liu diperiksa karena dituduh terlibat pula dalam jaringan prostitusi internasional.














Comments